Jumat, Februari 11

akkuu,marrahh..

Aku marah...
Tes..tes begitu tetesan air mata anak ini, mengalir,,
Wajah lugu mengusap pipi imut putih cubynya,,,
Terbata bata berkata,,
Aku marrahh (logat english indonya yang tampak kental),,
Aku marrah,,dua kali dia bilang begitu
Aku bertanya,,kenapa marah?karena aku suka,’jawabnya’
(terisak-isak menjawab) Aku ssukka marrah, tegasnya,,akupun bertanya balik,,bunda tau kalau hobi baru ‘aqiela marrah?
Apa bunda akan suka kalau aqiela suka marrah
Dia menggeleng menolak,,akupun menerocos,,
Tau gak akibat dari marah?? Kupandangi wajah polos yang tertunduk,,ku berharap akan keluar kata-kata yang bisa membantuku untuk mengarahkan dan mengertikannya,,kususun dan ku siapkan kata-kata apa yang tepat untuk memahamkannya,,tapi,,ternyata itu salah,,
Bagaimana bisa??
setelah aku berpikir,,apa ya,,yang akan kujawab,,ternyata seperti yang dikatakan sebuah lirik lagu,,lihat segalanya lebih jauh,,maaka kau akan mengerti,,
Ku pandangi lagi wajah polos anak berusia 7 tahun ini,,kira-kira kata-kata apa yang akan mengubah nya,,dan,,lima menit kemudian
Dia menunjukan tangan ke arah mulut,,membuka dan memintaku untuk melihat,,kutanya,,ada apa dengan mulut aqiela,,sakit??terasa kering??angguknya mengiyakan,,
hmmm,,hehehehe,,Nah,,ku rakitlah jawaban yang memang dia merasakanya nyata saat itu dan merupakan dampak dari “marrah”
Dengan meyakinkan ku beritau;;kalau aqiela marrah,,tenggorokannya sakit,,kering..nah sekarang terasa bukan kalau marah tenggorokannya sakit,,,dia mengangguk mengiyakan,,(yes..tembus pikirku)
Dan...ku bertanya lagi,,apa dada aqiela terasa sesak dan berdegup keras ,,kencang seprti mau copot??
Dia pun mengiyakan,,
akhirnya,,,walaupun aku belum membuktikan secara medis (dua gejala diatas,,,) setidaknya dia tau bhawa marrah itu tidak baik dan berdampak buruk pada tubuhnya,,dan selanjutnya
iya,,aku membolehkannya marah,,atpi harus pergi dulu ke ruang sebelah,,dia pun menyepakati perjanjian ini,,(sejak kapan juga orang marah harus ditahan samapai keruang lain??),,tapi setidaknya dia belajar bahwa emosi itu boleh diluapkan tapi dengan cara dan waktu yang tepat,,,kupeluk dia dan kuberi kertas dan pensil(dua hal yang sangat, sangat dia sukai,,),,love you aqiela,,,
belajar dari seorang anak berusia tujuh tahun ku bertanya,,kalau kita marah sebenarnya tubuh sudah mulai produksi dan menunjukkan gejala-gejala tertentu, ketika marah atau ketika emosi lain muncul, terjadi banyak perubahan fisiologis dengan keluarnya hormon adrenalin yang berpengaruh pada hati dan membuatnya mengeluarkan zat gula dalam jumlah lebih, sehingga menyebabkan bertambahnya kekuatan dalam tubuh serta menyebabkan siap mengeluarkan usaha keras yang dibutuhkan dalam tubuh serta menyebabkan siap mengeluarkan usaha keras yang dibutuhkan dalam mempertahankan diri ketika marah atau lari ketika takut(Najati,2008:90) dampaknya nyata,,dan,,,kalau gak segera diluapkan akan sangat menyakitkan,,seseorang biasanya cenderung merespon amarahnya dengan mengarahkan rasa hostilitasnya kepada rintangan yang menghalanginya dalam memenuhi dorongan keinginan atau dalam mewujudkan tujuannya (Najati,2008:91), rintngan itu bisa berupa manusianya, materi ataupun masayarakat.
iya,,tidak salah kok marah itu,,tapi lihat lagi setelah kita puas dalam waktu 5 menit,,nerocos sana sini,,damapk setelah itu ,akibat dari marah itu terhadap persaan orang-orang disekitar kita bukan hanya 5 menit,,bisa jadi 5 tahun atau 5 abad,,bisa jadi 5 turunan??kebayang tidak??tuh kan,,marah itu boleh,,marah juga bisa mmebantu mengekspresikan emosi tubuh,,ingatlah,,sikap adalah pilihan,,kenapa memilih yang akan melukai diri kita sendiri dengan melukai hati persaan orang-orang disekitar kita??
You know the answer,,,pilihlah yang baik,,,ok!!!berdoalah seperti doa nabi Musa ketika marah
Seperti yang terkandung dalam lembaran suci Al a’raf 151.selamat mencoba!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar