Kamis, Mei 26

Salah kaprah,,,

10 April 2011
Jangan Ciptakan GENERASI KAPRAH –SALAH ARAH
Begitulah judul seminar yang “kita” hadiri, seminar dengan tiga pemateri membahas bagaimana dan sejauh mana games mempengaruhi anak baik secara psikologis, sosial dan spiritual,,,
Dibuka dengan tampilan dari sebuah lembaga sosial yang berhasil membangun sebuah sekolah yang gedungnya hampir runtuh, sampai tercipta sebuah sekolah cukup kuat,,lembaga yang mendedikasikan dan memanggil jiwa sosial untuk berderma “siapa mau ikut,silakan isi form di lembar materi bapak ibu sekalian” begitulah MC menyampaikan,,saya disini tidak akan mengulas tentang lembaga sosial serta latar belakang ataupun tokoh pendirinya,,yang menjadi garis penting dan ‘bold’ dalama seminar ini adalah membuat anak itu mudah ,mendidik anak perlu ilmu dan pengalaman begitu Bagoes sanyoto membuka presentasinya,, jika anak keluar dan tidak mematuhi nilai-nilai dan cenderung dikatakan atau dicap sebagai anak ‘nakal’ bukanlah anaknya yang nakal,,tapi bagaimana kondisi rumah tersebut,,diruntut akar permaslaahn,,siapakah yang dirumah? Siapakah penguni dan penguasa rumah? tentunya tidak lain adalah orang tua,,ya,,orang tualah pemegang sistem pemerintahan tertinggi dalam struktur rumah,,dalam lingkungan keluaraga,,orang tua lah yang menentukan dan membentuk bagaimana kelak rumah tangga dan karakter suami , isteri, dan anak-anak dibangun,,dan diarahkan untuk mencapai cita-cita rumah tangga idaman,,lalu bagaimanakh kondisi orang tua saat ini?
Menilik kondisi orang tua tentunya menilik kondisi dan peran orang tua atau kata lain fungsi orang tua,,orang tua yang secara alamiah harus mencukupi kebutuhan anak dan keluarga berjubel dengan berbagai aktivitas dan masalah-masalah kehidupan,,masalah yang membuat berpikir untuk pemenuhan kebutuhan,,dan itu cukup menyita tenaga,,diharapkan dan sangat didambakan ketika pulang dan bertemu keluaraga dapat menjadi obat untuk jiwa yang seharian bekerja,namun kenyataan berbeda, rumah menjadi masalah ketika dihadapkan pada anak yang minta ini dan itu,atau pasangan hidup yang belum berpengertian lebih dan penuh kasih sayang,,,lantas,,dengan membuat anak diam dan tiak rewel merupakan obat untuk ketentraman ..games,,ya,,games pada anak merupakan pelarian yang cukup sederhana dengan menutup mulut anak untuk duduk diam dan tertawa sendiri dengan mainan mainannya,,bukankah lebih indah jika tawa itu dengan orang tua???
Nah ,,game juga menjadi alternatif bagi anak untuk mencari kesenangan yang memang belum didapat dari orang tua,,orang tua yang hanya memperhatikan kebutuhan fisik anak,,tanpa mau peduli dan menghargai eksistensi anak. Dari sinilah beredar berbagai macam pemainan dan game2 seru,,yang cukup membuat anak diam tidak merewelkan diri ke orang tua,,dan orang tua merasa terbantu,,
Sejauh ini ditemukan bahwa denganbermain game maka ada suatu hormon di otak “dopamin” yang akan mengontrol dan membantu mneghilangkan rasa kurang puas dengan orang tua, lingkungan dan melenakan masalah - masalah kehidupannya. Sehingga hormon ini bisa juga dijadikan indikator apakah anak itu sehat atau sakit jiwa???nah,,tuh,,orang tua harus mewasapadai,,lantas bagaimana menjadi orang tua yang baik???? Yaitu yang mengerti eksistensi anak,,pahamilah dan fokuslah pada anak,,itu yang terbaik,,kasih sayang bukan memberikan segalanya kepada anak,,tapi menjadi segalanya untuk anak begitu tutur astri ivo. Menjadi orang tua itu pilihan,,tetapi menjadi orang tua baik itu perlu kerja keras!!!selamat bekerja keras,,,ayuk,,berlomba-lomba!!!
di berikan pula tips cantik mengenali anak,,apakah kita juga termasuk? Ketika anak suka menghisap ibu jari anak dengan telapak diatas itu menandakan kurang asi, jika tiga jari dimasukan ketiganya ke dalam mulut atau dihisap satu persatu atau semua bergiliran tandanya lapar, jari kelingking dihisap tandanya stress,,termasuk dimanakah putra /putri kita??atau diri kita?? Selamat mencoba,,jika ada informasi lagi silakan ditambahkan,,,semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar